Jangan Berhenti Untuk Mencoba

Kali ini @BillionaireID berkesempatan mewawancarai salah satu pengusaha kuliner sukses asal Batam. Dialah  @selvivilla pemilik jaringan Toko oleh-oleh khas Batam Kek Pisang Villa. Yuk kita simak interviewnya.

@BillionaireID: kabar BURUNG berEDAR Mba @selvivilla Sarjana ya? Gelar nya apa Mba ? Nyambung ga sama Biz nya? #BITVI

@selvivilla: Aku Sarjana teknik elektro yg jualan kue .. :) begitu juga suami & ini bukan usaha turunan karena orangtua bukan pedagang

@BillionaireID: Tehnik Electro .. Jualan KUE ? « Lanjut Kenapa BISA kepikiran jualan Kue Mba @selvivilla ? Kan punya GELAR ! Ga malu JUALAN ?

@selvivilla: Jalan hidup yang akhirnya membawa saya ke keisengan saya. Ya buat kue.MALU?? TIDAK!! kan halal, toh gak ada yang salah

@BillionaireID: Apa yang menyebabkan Mba @selvivilla memutuskan untuk berWIRAUSAHA ? Kapan MULAI berJUALAN ? #BITVI

@selvivilla: Ketika menikah saya memutuskan tidak bekerja lagi. Kondisi ini yang akhirnya membuat saya memulai kesibukan saya sendri #BITVI

@selvivilla: Awal jualan saya menjual krupuk yang dipasarkan oleh suami @Dennivilla sebelum bekerja #BITVI

@BillionaireID: KERUPUK?! WOW °\(ˆ⌣ˆ)/° « Berarti @VillaKekPisang bukan BISNIS perTAMA Mba @selvivilla ? #BITVI

@selvivilla: Benar, ada 8 usaha yang telah kami jalankan yang TUTUP dengan SEMPURNA bahkan meninggalkan HUTANG . VILLA adalah usaha k-9 #BITVI

@BillionaireID: Kayak Proverb JAPAN , Jatuh 8x Bangkit 9x #TAKJUB . Apa Mba @selvivilla ga JERA jatuh 8x ? #BITVI

@selvivilla: Jajanan pasar,sarapan pagi, RM.padang, kursus, EO dll, bahkan @VillaKekPisang juga sempat dalam kondisi KRITIS #BITVI

@selvivilla:  Ada 1x ketika menyisakan utang yang BESAR tapi tidak diratapi, segera berbenah karena ada kewajiban melunasi hutang #BITVI

@selvivilla: Untungnya saya dan suami @Dennivilla selalu positif, sehingga jatuh tidak sepenuh jatuh yang kami rasakan, karena disana terbentuk NETWORKING #BITVI

@BillionaireID: Tadi Billy BACA ada situasi KRISIS dengan @VillaKekPisang , kalo BOLEH tahu situasi nya gimana dan gimana bisa SOLVE nya mba @selvivilla #BITVI

@selvivilla: Setelah 6 bulan berjalan dengan sangat baik, pasar jenuh & kenaikan bahan baku yang sangat besar sehingga harga jual harus dinaikan #BITVI

@selvivilla: Kenaikan harga tidak menguntungkan customer yang notabene pekerja pabrik, saat itu kita switch mencari pelanggan baru #BITVI

@selvivilla: Ketika kita fokus untuk menyelesaikan masalah, solusi justru dateng sendiri, inisiatif dari customer untuk menjadikan kue kami oleh2 #BITVI

@BillionaireID: INSPIRATIF! Billy jd SEMANGAT!. Modal awal @VillaKekPisang masih ingat kah Mba @selvivilla ? OMZET brp yaaaa sekarang ? (>̯͡-̮<̯͡)

@selvivilla: Modal awal darai gadai kalung saya 2,4 juta. 2 juta pure untuk usaha, 400ribu untuk biaya hidup :) ) OMSET cukup alhamdulillah #BITVI

@BillionaireID: selain TUHAN siapa nih yg Mba @selvivilla mau UCAPkan TRIMS ( Thank you ) seBANYAK-banyak nya? #BITVI

@selvivilla: Semua tidak lepas dari doa ORTU kami :) #BITVI

@BillionaireID: LAST question ada PESAN utk #SoiBilly yg BARU Mulai BISNIS, SEDANG Proses dan baru NIAT BISNIs mba @selvivilla #BITVI

 

Dan sinyal handphone admin @BillionaireID terputus karena cuaca pada saat itu hujan deras.  Singkat namun inspiratif. Tidak ada kesuksesan yang diraih dengan cara instan. Bahwasannya kesuksesan bukanlah untuk mereka yang berhenti mencoba. Tapi kesuksesan hanyalah untuk mereka yang tak pernah mencoba untuk berhenti. Ingin terinspirasi langsung dari pelakunya, silahkan mention diakun resmi @selvivilla

Ingin ngobrol2 dengan saya via twitter mention saja @egaburns

Sharing Santai Sore (Cara Asik Ngobrolin Bisnis)

Kali ini saya berkesempatan mengikuti interview via twitter antara @BillionaireID dengan Praktisi SDM4UKM @litamucharom tentang awal mula terbentuknya komunitas pengembangan SDM untuk UKM yang di beri nama Sharing Santai Sore. Silahkan disimak ya :)

@BillioanireID: Bagaimana PERMULAAN nya tercetus nya Sharing Santai Sore #S3

@litamucharom: ada beberapa follower main ke rumah @mak_chy @momalula @megapertama dan kakaknya curhat bisnis, pekerjaan #BS3

@litamucharom: Dari situ timbul ide gmn klo dibuat group mentoring yang lebih besar sehingga yg mengambil manfaat ilmu ini bisa lebih luas #BS3

@litamucharom : jadilah si @mak_chy bersaudara menawarkan diri jadi event organizer nya. Ternyata response luar biasa. 50 org hadir #BS3

@litamucharom: yang lebih keren lagi banyak teman2 pebisnis senior yang ingin berbagi di komunitas #S3 alhamdulillah, makin banyak ilmunya #BS3

@BillionaireID: Tujuan Sharing Santai Sore #S3 itu apa Mba ? Kan GRATIS berarti bkn KOMERSIL pasti nya ˆ⌣ˆ

@litamucharom: tujuan saya personal adalah mengimplementasi resolusi pribadi saya untuk tahun 2011 yaitu berbagi tuk min. 50.000 trainee-day #BS3

@litamucharom: tujuan utama peserta adalah 1) mendapatkan ilmu dari role model – pebisnis senior, memperluas jaringan bisnis #BS3

@litamucharom: ternyata dari pertemuan pertama berkembang menjadi ajang untuk mempromosikan produk para peserta juga #BS3

@litamucharom: sehingga GRATIS itu sebenarnya dari kita untuk kita. Alias para anggota #MilyadermawanMuda itu yg menyumbang makanan untuk acara tersebut #BS3

@litamucharom: karena keahlian saya hanya dibidang pengelolaan SDM, maka kehadiran para pebisnis senior lain secara bergantian benar2 membantu #BS3

@litamucharom: sehingga sharing santai sore itu bukan sekedar hura2, makan gratis, tapi diharapkan peserta mengambil manfaat dari ilmunya #BS3

@litamucharom: komitmen banyak pebisnis senior untuk berbagi, saya pribadi banyak belajar juga dari mereka dan saya yakin teman2 #MdM juga belajar #BS3

@litamucharom: para pebisnis senior itu ada yang aktif di twitter seperti @fahiraidris @katajuragan @sandiuno dll, banyak juga yang tidak #BS3 WoW

@litamucharom: jika di hitung2 mungkin ada lebih dari 20 pebisnis senior / praktisi yang sangat berminat berbagi dan menunggu giliran

@BillionaireID: Okay last Question biar Mama Bear istirahat, So far bagamana pendapat Bunda tentang Participant #S3 ? Jujur yaa ˆ⌣ˆ

@litamucharom: Saya selalu merasa bahagia berada di antara peserta. Mereka muda, optimist, pantang menyerah, bersahabat & nyenengin #BS3

@litamucharom: saya pribadi merasa mengabiskan waktu yang berguna sesuai misi dan visi hidup saya bersama mereka. It’s always fun and amazing #BS3

@litamucharom: sungguh saya berharap para peserta bisa menunjukkan kemajuan dalam usahanya. Sedih jika tahu ada yang masih kesulitan #BS3

@litamucharom: semoga para peserta menyadari bahwa belajar itu sebuah proses yang tentu saja makan waktu sehingga tidak bisa berharap “simsalabim!” #BS3

@litamucharom: apalagi yang dipelajari bukan hanya hal2 praktis, namun juga di tataran berfikir strategis #BS3

@litamucharom: sehingga saya ingin peserta #S3 dapat diseleksi ulang hanya untuk praktisi bisnis saja. Bukan untuk karyawan #BS3

@litamucharom: sehingga peserta betul2 mencoba menerapkan PENGETAHUAN yang didapat dalam bisnis nya dan naik ke level KETRAMPILAN #BS3

@litamucharom: dikarenakan jumlah peserta yg bisa di akomodasi di rumah saya hanya 70 org saja dan itu peserta tetap #BS3

@litamucharom: sementara yang berminat saya dengar banyak sekali, sehingga yah terpaksa di seleksi lagi #BS3 – END

Demikian interview singkat @BillionaireID dengan praktisi SDM untuk UKM mbak @litamucharom

Dimana komunitas ini khusus dibuat untuk mereka yang sudah berani action dan ingin naik kelas menjadi UKM yang tangguh dan bisa menginspirasi banyak orang untuk berbuat lebih baik lagi dan bermanfaat untuk orang banyak.

Tertarik untuk bergabung bersama Komunitas Sharing Santai Sore, silahkan menghubungi langsung via twitter di akun @litamucharom atau pantau akun resminya di @infoS3. Saya @egaburns Terima kasih sudah menyimak dan semoga bermanfaat.

Ingin ngobrol2 dengan saya, mention saya di twitter @egaburns :)

Enjoy The Process

Ada sebaris dua baris kata sambil menunggu datangnya waktu dhuha…
Malam itu ada sms masuk ke handphone saya, yang ternyata isinya adalah Undangan sebagai pembicara dengan tema “Entrepreneurship” dari teman-teman Universitas Al-Azhar Indonesia. Sebuah kehormatan bagi saya untuk berbagi pengalaman dengan teman-teman mahasiswa Universitas Al-Azhar. Acara ini merupakan inisiatif dari Bapak Bambang Samyono dosen Fakultas Ekonomi Universitas Al-Azhar yang sekaligus ketua dari Komunitas Tangan Di Atas cabang Jakarta Selatan, tempat dimana saya dan beliau bernaung untuk berbagi manfaat. Saya adalah salah satu yang percaya bahwasannya takkan habis harta yang kita sedekahkan, takkan pula habis ilmu yang kita amalkan. Saya senang membagi ilmu saya dengan teman-teman, dengan begitu saya bisa mengamalkan ilmu tersebut sekaligus mempromosikan usaha yang saya rintis.
Ini adalah undangan ke dua saya untuk berbagi pengalaman dengan mahasiswa, setelah sebelumnya saya juga menjadi Guest Speaker di seminar “Berani menjadi wirausaha” di kampus IISIP Jakarta. Saya dengan senang hati ingin memberikan inspirasi untuk mereka yang tertarik untuk terjun ke dunia wirausaha. Karena dengan wirausaha kita bisa membuat pondasi yang kuat untuk perekonomian bangsa. Artikel tentang ini ada di http://uai.ac.id/category/berita/

 

TIdak perlu menunggu sukses besar untuk bisa berbagi, mulailah dengan apa yang kita punya sekarang. Begitulah prinsip saya dan mungkin itulah yang diamini oleh mereka yang mengundang saya saat itu. Terlalu jauh jika mereka mengundang Direktur Utama PT.Indofood atau Astra International, karena ada jurang yang terlalu lebar bagi para pelaku usaha pemula untuk belajar pada sebuah Industri besar. Maka dari itulah mereka butuh inspirasi dari para pelaku usaha kecil yang aplikatif untuk usaha yang akan mereka mulai sebagai jembatan pengetahuan untuk menuju bisnis yang lebih besar.
Tak cukup sampai disitu seminggu kemudian merekapun dengan senang hati meluangkan waktunya mengunjungi workshop usaha Izzi Shoes di bilangan Pejaten, Jakarta Selatan untuk belajar bagaimana mengelola usaha kecil. Acara non-formal ini dimulai dengan sesi sharing santai oleh saya dan rekan usaha saya sekaligus calon istri saya Yuni Estka.

 

Mereka dengan antusias bertanya mengenai seluk beluk usaha kecil yang saya jalani, yang pada intinya adalah jangan pernah menunggu sebuah system yang bagus untuk memulai bisnis, biarkan sistem itu terbentuk seiring proses perjalanan waktu. Karena banyak sekali saya temukan orang yang menunggu system bagus untuk memulai bisnis dan akhirnya mereka tak pernah memulai bisnisnya sama sekali. Hidup itu proses, begitu pula bisnis. Kita harus bisa menikmatinya karena perjalanan panjang seribu langkah selalu dimulai dari langkah pertama.

 

Mau sharing atau bertanya-tanya seputar bisnis. Silahkan sms saya di 085882866786 atau via twitter @egaburns

Qurban Bu Sumi

8.30 pagi (2/11/11)

Saya melirik jam, sudah setengah 9 pagi, saya niatkan untuk ambil wudhu dan hendak melakukan dhuha. Sepersekian detik saya lempar pandangan saya ke arah meja kerja, Lampu LED di perangkat blackberry saya menyala berwarna merah. Tanda bahwa ada pesan masuk, sejurus kemudian saya lihat ada tanda bintang di group BBM, saya buka sejenak dan ternyata seorang teman mengirimkan pesan cerita yang menggugah hati saya. Berikut kisah inspiratif tersebut.

QURBAN BU SUMI

Setelah melayani pembeli, saya melihat seorang ibu sedang memperhatikan dagangan kami. Dilihat dari penampilannya sepertinya gak akan beli. Namun saya coba hampiri dan menawarkan. “Silahkan bu, ibu itu menunjuk, “Kalau yg itu berapa bang?” Ibu itu menunjuk hewan yg paling murah.

Kalau yg itu harganya 1.200.000 bu, jawab saya. Harga pasnya berapa?, Sejuta deh. Harga segitu untung saya kecil, tapi biarlah “Uang saya Cuma ada 950rb, boleh gak?”. Waduh…..??? saya bingung, karena itu harga modal kami, akhirnya saya berembug. “Biarlah..”

Sayapun mengantar hewan ibu,
Ketika sampai di rumah ibu tersebut. Astagfirullaah! Allahu Akbar!, terasa mengigil seluruh badan demi melihat keadaan rumah ibu tersebut.

Ibu itu hanya tinggal bertiga dengan ibu dan satu orang anaknya di rumah gubuk berlantai tanah. Saya tidak melihat tempat tidur/ kasur, yang ada hanya dipan kayu beralas tikar lusuh.

Diatas dipan sedang tertidur seorang nenek tua kurus. “Mak, bangun mak, nih liat Sumi bawa apa”, perempuan tua itu terbangun. “Mak Sumi udah beliin kambing buat emak qurban, ntar kita bawa ke Masjid ya mak”.

Orang tua itu kaget namun bahagia, sambil mengelus-elus kambing orang tua itu berucap, Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga emak qurban.

“Nih bang duitnya, maaf ya kalau saya nawarnya kemurahan, saya hanya kuli cuci dan gosok, saya sengaja kumpulkan uang selama 2 tahun untuk beli kambing yg mau saya niatkan buat qurban ibu saya.

Tak terasa, airmata menetes ke pipi “Duh GUSTI…YA ALLAH, Ampuni dosa-dosa hamba, hamba malu berhadapan dengan hambaMU yg satu ini. HambaMU yg Miskin Harta tapi dia kaya Iman. Seperti bergetar bumi ini setelah mendengar niat dari ibu ini.

Belum sempat saya menyeka airmata saya, saya dikejutkan oleh suara si Ibu tadi.

“Bang nih ongkos bajajnya.!, panggil si Ibu, “sudah bu, biar ongkos bajaj saya yg bayar. Saya cepat pergi sebelum ibu itu tahu kalau mata ini sudah basah krn tak sanggup mendapat teguran dari Allah yg sudah mempertemukan saya dengan hambaNYA yg penuh kesabaran, ketabahan dan penuh keimanan ingin memuliakan orang tuanya.

Sahabat, kisah diatas mirip seperti kisah Ustad Yusuf Mansur ketika dalam sel penjara dan sekawanan semut. Dimana Ustadz dengan penuh keikhlasan memberikan sedekah terbaik yang pernah ia miliki untuk digunakan di Jalan Allah. Pada waktu itu, tak ada harta benda yang bisa ia sedekahkan, selain roti ditangan. Dengan penuh keikhlasan ia berikan satu-satunya makanan ia pada hari itu untuk gerombolan semut. Yakin, bahwa Allah akan mengganti setiap sedekah hambanya. Tak sampai 5 menit setelah roti habis dimakan semut, datang sipir penjara menawarkan makanan kesukaannya, Nasi Padang.

Sahabat,
Terkadang kita masih ragu untuk melakukan sedekah terbaik karena banyaknya urusan duniawi yang tak ada habisnya. Padahal Allah telah menjanjikan bahwa Ia akan mengganti tiap sedekah yang kita berikan di jalanNya. Berapapun itu jumlahnya.

Ippho Santosa, sang motivator otak kanan juga mencerahkan bahwa pahala sedekah itu lebih pasti dibandingkan matahari yang terbit dari barat. Jangan menunggu ikhlas, jangan menunggu kaya. Setiap sedekah dan qurban kita, pasti Allah membalasnya. Pasti, Pasti dan Pasti.

Jam menunjukan pukul 9 pagi, saatnya mendirikan dhuha. Dan berdoa agar kita diberikan kekuatan untuk melakukan sedekah terbaik dalam hidup kita.

Pejaten, Jakarta.

Salam Provokepreneur!

Hubungi saya via twitter di @egaburns

Pengusaha Online

Ba’da Maghrib (1/11/11) sambil menunggu sholat Isya saya coba share sedikit tentang Pengusaha Online.

Menjadi Pengusaha Online adalah profesi yang menjanjikan untuk masa depan. Bayangkan, dengan bisnis online anda tidak perlu keluar banyak uang untuk sewa toko di mall atau sewa ruko dipinggir jalan. Cukup beli domain dan hosting bermodalkan 3 juta rupiah anda sudah punya toko online yang bisa menghasilkan profit berkali-kali lipat. Bahkan uniknya, anda tidak perlu memiliki produk sendiri, anda hanya perlu mencari produsen barang yang ingin anda jual dan tawarkan kerjasama untuk membantu menjual produk tersebut. Pada saat saya brainstorming dengan sahabat saya, sebut saja namanya Zacky, ia bercerita tentang teman seperjuangannya menimba ilmu dahulu yang kini telah sukses menjadi Pengusaha Online.

Menariknya, sang kawan ini berhasil menjual produk yang sama sekali tidak biasa di jual di bisnis online. Lalu apa yang ia jual sehingga ia bisa meraup keuntungan hingga miliaran rupiah? apakah ia produksi sendiri? jawabannya ternyata mencengangkan. Sang kawan ini ternyata hanya menjual “batu”. Ya, Batu, sebuah benda yang terlihat sepele dan tidak pernah terlintas dalam pikiran kita bisa membuat sang pengusaha online kaya raya. Cerita mengalir begitu saja seperti kopi panas yang masuk dalam tubuh kita malam itu.

Cerita berlanjut, ternyata sang kawan ini pintar membaca peluang, ia cari apa yang menadi kebutuhan di pasar eropa pada bidang bahan bangunan dan ternyata batu menjadi pasar yang masih mungkin ia raih peluangnya via internet. Batu apakah yang dibutuhkan pasar eropa, bukan batu sembarang batu tapi batu alam yang diukir dengan nilai seni indah dan digunakan untuk membuat taman buatan ataupun untuk manjadi bahan penambah estetika suatu bangunan.

Nah, dalam proses perjalanannya ia mencari produsen batu alam hingga bertemu sang produsen di daerah cirebon. Dengan berbekal kepercayaan dan sedikit perjanjian kerjasama ia memulai berjualan batu dengan cara online. Tak disangka berbekal kemampuan strategi pemasaran via internet, ia berhasil mendapat order dari eropa hingga puluhan kontainer perbulannya.

Saya sedikit tersedak mendengar cerita ini, bayangkan disekitar kita sebenarnya banyak peluang yang bisa kita manfaatkan, banyak sekali ilmu yang bisa kita gali. Bayangkan alam memberikan kita sesuatu yang bisa kita beri nilai tambah dan berguna untuk manusia.  Kita hanya perlu belajar, mencari sesuatu yang bisa kita beri nilai tambah dan harus bermanfaat untuk kehidupan. Bahkan untuk kita yang tidak punya ide, kita hanya perlu memanfaatkan apa yang ada disekitar kita.

Mari kita buka mata, buka pikiran dan buka cakrawala ilmu seluas-luasnya. Insya Allah jika kita berusaha pasti akan ada jalan disana. Seperti kisah Pengusaha Online diatas. Next, akan ada kisah seorang penggembala kambing yang menjadi miliarder lewat internet.

 

Adzan Isya sudah berkumandang, mari kita menghadap Yang Kuasa, dan berterimakasih atas segala karuniaNya yang sudah Ia berikan hari ini. Semoga kisah diatas menginspirasi kita semua.

Untuk ngobrol via twitter bisa mention saya di @egaburns atau di email provokepreneur@gmail.com

 

Salam Provokepreneur!

 

HelloProvoke!

Seharian berkeliling mencari supplier bahan sepatu terasa begitu melelahkan. Belum lagi panas terik matahari ibukota terasa begitu membakar kulit. Tapi inilah jalan yang harus  saya tempuh sebagai konsekuensi logis dari sebuah proses perjuangan memajukan diri.

Perkenalkan nama saya Teguh Nugroho, teman-teman memanggil saya Ega. Saya adalah Pengusaha produk sepatu wanita dan celana jeans yang Insya Allah atas Izin-Nya diberi kepercayaan untuk membesarkan UKM kecil bernama Izzi Shoes dengan 30 karyawan dan membantu mengembangkan merk BottomUpDenim milik sahabat dekat dengan jumlah 250 karyawan.

Di blog sederhana ini nanti akan saya share bagaimana awal mulanya saya memajukan diri sebagai pengusaha dengan mengelola sebuah usaha rumahan dengan omzet puluhan juta perbulan. Saya berharap nanti akan ada manfaat dan ilmu yang bisa didapat dari perjalanan bisnis saya dan bisa menginspirasi hidup kita semua.

Ingin ngobrol-ngobrol dengan saya lebih lanjut? silahkan mention saya via akun twiter @egaburns dan pin BB 20F9E1c9

Salam Provokepreneur!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.